Mohon tunggu...
Mira Miew
Mira Miew Mohon Tunggu... Administrasi - ASN di Purwakarta yang jatuh hati dengan dunia kepenulisan dan jalan-jalan

Menulis adalah panggilan hati yang Tuhan berikan. Caraku bermanfaat untuk orang banyak adalah melalui Tulisan

Selanjutnya

Tutup

Trip Pilihan

Hamparan Bunga Eceng Gondok Jadi Lokasi Foto Viral di Purwakarta

15 November 2020   08:16 Diperbarui: 15 November 2020   08:27 661
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
foto : dokumentasi pribadi

Eceng gondok (Eichhornia crassipes) merupakan salah satu jenis tumbuhan yang mengapung di air. Menurut www.wikipedia.org ,Eceng gondok pertama kali ditemukan secara tidak sengaja oleh seorang ilmuwan bernama Carl Friedrich Philipp von Martius, seorang ahli botani berkebangsaan Jerman pada tahun 1824 ketika sedang melakukan ekspedisi di Sungai Amazon Brasil.

Selama ini keberadaan eceng gondok hanya dianggap sebagai gulma yang dapat merusak perairan dan seringkali dianggap mengotori perairan. Padahal secara fungsi, menurut www.rimbakita.com bahwa eceng gondok memiliki sifat fitoremedasi, yaitu mampu memulihkan masalah lingkungan karena sanggup menyerap senyawa organik dan anorganik di air secara efektif.

Selain itu ternyata eceng gondok bisa diolah berbagai cara sehingga bisa menghasilkan suatu produk yang dapat membantu manusia seperti dibuat sebagai perabotan rumah (tisu, tas, kerajinan tangan lainnya), bahan baku sandal, makanan ternak bahkan di beberapa negara dijadikan sebagai makanan maupun obat.

Di kota saya, Purwakarta eceng gondok dapat dijumpai di area Danau Jatiluhur terutama ketika air danau sedang surut. Sayangnya keberadaan eceng gondok membuat danau menjadi semakin kotor sehingga danau tidak lagi terlihat cantik namun terkesan kumuh. Selain itu eceng gondok mengganggu jalannya perahu milik peternak ikan di area danau jatiluhur.

Namun akhir-akhir ini justru keberadaan eceng gondok di area Waduk Jatiluhur terutama di area pinggir Waduk Jatilihur dengan bunganya yang sedang mekar justru dijadikan sebagai spot foto yang instagramabel dan viral. Dan saya pun termasuk yang penasaran sebagus apa

Menurut salah satu pemilik warung di sekitar area tanggul Jatiluhur, kini banyak masyarakat yang berkunjung ke Jatiluhur hanya untuk berfoto di sekitar hamparan eceng gondok. 

Apalagi ketika disebutkan bahwa hamparan eceng gondok yang berbunga bisa dikategorikan sebagai ekowisata dan destinasi alternatif di area Danau Jatiluhur selain tentunya untuk menikmati keindahan danau dan keindahan matahari terbenam.

Dikutip dari www.ayocirebon.com , eceng gondok bisa berbunga lebih dari satu kali dan warna bunganya dominan ungu dan berbunga antara bulan Mei sampai bulan September untuk wilayah temperate dan sepanjang tahun untuk wilayah tropis.

Pada saat saya berkunjung ke lokasi yang penuh dengan hamparan eceng gondok yang berbunga, saat itu bunganya sudah tidak terlalu banyak. Bunga eceng gondok hanya kuat bertahan selama dua minggu setelah itu langsung layu. Jadi saat itu tidak terlalu banyak bunga yang saya lihat di hamparan eceng gondok tersebut.

foto : dokumentasi pribadi
foto : dokumentasi pribadi
Meskipun viral dan bisa menjadi ekowisata karena eceng gondok termasuk tumbuhan tempat berkembang biaknya bakteri tertentu yang berpeluang menimbulkan wabah penyakit bagi manusia. 

Selain itu kondisi di sekitar hamparan eceng gondok pun becek dan kotor di kala hujan jadi harus lebih berhati-hati lagi. Karena itu alangkah baiknya kita tidak terlalu lama berada di area hamparan eceng gondok tersebut.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Trip Selengkapnya
Lihat Trip Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun