Menyedihkan
Ketika kau sumbangkan tangis bukan untuk penderitaan yang tepat untuk ditangisi
Itu seperti mendulang garam di ladang permata
Merobek robek udara
Ketika kau sangkarkan angin yang enggan meniupkan semilir kepadamu
Itu seperti membunuh harimau yang sudah sekarat karena kelaparan
Menusuk jantung
Ketika kau berlalu di hadapan mata mungil yang memohon sedekah
Itu seperti kemurkaan rahwana ketika shinta tak juga mau menyerah
Melubangi pori pori bumi
Ketika kau teruskan melangkahi kemarau yang tak kau sirami
Beri Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!