Cindy tertangkap. Pikirannya disandera oleh semacam chip yang ditanam Sandra di kepalanya. Ran merasa sangat tidak berdaya. Tidak bisa melakukan apa-apa untuk menolong Cindy. Ketiga temannya yang lain belum kembali dari eksplorasi mereka. Ran tidak tahu apakah mereka bisa melewati malam dengan selamat. Ran menggeretakkan giginya dengan geram.
Ran mengambil keputusan cepat. Dia harus pergi dari kapal ini dan akan berusaha menolong Cindy dengan cara apapun. Nanti. Setelah dia melarikan diri.
Dari layar monitor Ran bisa membaca apa yang diketik oleh Sandra saat chat dengan Kapten Dev. Sandra rupanya belum sadar bahwa kamera di sudut ruangan masih menyala;
Mereka terlalu banyak tahu capt. Harus segera diamankan.
Tangkap atau bunuh?
Tangkap lebih baik capt. Mereka lebih berguna kalau hidup. Kita perlu banyak obyek lagi.
Ok noted. Aku akan kirimkan sisa pasukan kematian untuk menangkap mereka.
Hati Ran tercekat. Cepat atau lambat para periset gila itu juga akan menangkapnya. Bisa-bisa dia juga dijadikan obyek percobaan mereka. Ran mengumpulkan apa yang bisa dibawa di anjungan kapal. Lelaki ini memutar otak mencari jalan melarikan diri terbaik.
Ran memperkirakan waktu kedatangan pasukan kematian tak lebih dari 20 menit. Dia harus bisa memanfaatkan waktu yang ada untuk meloloskan diri. Sekoci? Itu tidak mungkin. Pasti mereka akan dengan mudah mengejarnya. Berenang? Itu juga keputusan gila!
Sebelumnya mereka juga sudah menelusuri setiap sudut gua dan tidak menemukan jalan keluar ke daratan di atasnya. Jadi lewat situ juga akan sia-sia.
Sebuah keputusan akhirnya diambil Ran. Fajar sudah hampir menyingsing. Mumpung gelap masih menguasai keadaan, dia yakin akan sanggup mencapai tepian pantai sebelah kanan sebelum terang. Rekan-rekannya yang lain memilih mendarat di tempat landai karena mereka menggunakan sekoci. Sekarang Ran memilih menuju tebing curam terdekat. Dengan berenang!
Ran memasang telinganya baik-baik sambil bersiap terjun dari dek depan kapal. Setelah dirasa aman, Ran melemparkan 1 pack perlengkapan yang dibungkus pelampung terlebih dahulu sebelum akhirnya dirinya terjun ke laut. Berenang menuju arah kanan yang sama sekali tidak punya garis pantai.
Tadi Ran memperhitungkan jarak dari kapal ke tebing di sebelah kanan tak lebih dari 200 meter. Dia sengaja berenang perlahan untuk menghemat tenaga.
Sementara di dalam. Sandra sibuk memeriksa luka-luka Bidadari Kematian. Cukup parah. Cindy menghajarnya dengan keras. Â Sandra tahu Ran masih berada di dalam kapal ini dan tidak bisa pergi kemana-mana. Sebentar lagi Pasukan Kematian datang untuk membantunya menangkap semua rekan Cindy.