Mohon tunggu...
Mim Yudiarto
Mim Yudiarto Mohon Tunggu... Buruh - buruh proletar

Aku hanyalah ludah dari lidah yang bersumpah tak akan berserah pada kalah....

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Jangan Sekali-kali

31 Agustus 2017   07:02 Diperbarui: 31 Agustus 2017   07:05 299
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Puisi. Sumber ilustrasi: PEXELS/icon0.com

Jangan sembunyikan gelap

Karena aku tahu dimana dia menetap

Cahaya hati bisa menuntun petunjuk

Apa yang terang biasa tunjuk

Jangan membawa kabut

Meski itu cuma setipis rambut

Tirainya mudah terlihat

Seperti sosok pagi ketika mendekat

Jangan menyimpan kata

Di sela sela rimbun daun nangka

Kata itu akan berkata

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun