Seharusnya tidak kau biarkan ibu memberikan hatinya untuk ditransplantasi ke aku kak. Â Ibu lebih berhak hidup dibandingkan aku yang tidak berguna bagi siapapun.
----------
Di sinilah mereka sekarang. Â Di hadapan makam ibunda. Â Bersimpuh memanjatkan do'a dan airmata kerinduan.Â
Andar mengajak berdiri Ayu. Â Melangkahkan kaki keluar pemakaman. Â Menoleh kepada Ayu yang berjalan tertatih di sampingnya. Â Ayu juga menoleh kepadanya sambil tersenyum. Â Senyum yang selalu diingat Andar. Â Senyum milik ibunya tercinta.
---------
Bogor, 24 Juni 2017
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI