Mohon tunggu...
Meiga Devy Berliana
Meiga Devy Berliana Mohon Tunggu... Mahasiswa - 2108096015 - Teknologi Informasi UIN Walisongo Semarang

Teknologi Informasi - UIN Walisongo Semarang

Selanjutnya

Tutup

Ruang Kelas

Mengasah Pengetahuan Kimia melalui Game Edukasi Tembak Molekul untuk Siswa SMA

3 Juni 2024   23:26 Diperbarui: 3 Juni 2024   23:50 138
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Gambar game Tembak Molekul/dokpri

Pembelajaran kimia di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) sering kali dianggap menantang oleh siswa karena sifatnya yang abstrak dan kompleks. Untuk mengatasi hal ini, penggunaan metode pembelajaran inovatif seperti game edukasi dapat menjadi solusi efektif. 

Game edukasi "Tembak Molekul" menawarkan pendekatan interaktif yang dapat membantu siswa SMA menguasai konsep-konsep kimia, khususnya senyawa hidrokarbon, dengan cara yang menyenangkan dan mendalam. Keutamaan dalam game ini untuk menciptakan pembelajaran yang menyenangkan dan interaktif, meningkatkan pemahaman siswa, memotivasi siswa melalui penghargaan dan kompetensi, dan mengembangkan keterampilan siswa.

Gambar game Tembak Molekul/dokpri
Gambar game Tembak Molekul/dokpri

Game edukasi "Tembak Molekul" dirancang untuk mengubah cara siswa mempelajari kimia. Melalui visualisasi atau interaksi langsung dengan dengan menggabungkan elemen permainan dan materi kimia menjadikan belajar lebih menyenangkan dan tidak membosankan. Siswa lebih termotivasi untuk belajar dan memahami materi. Ini memungkinkan pemahaman yang lebih baik terhadap konsep-konsep yang sulit dipahami jika hanya menggunakan metode pengajaran tradisional. 

Gamifikasi dalam pendidikan telah terbukti efektif dalam meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa. Dalam "Tembak Molekul," siswa dihadapkan dengan berbagai level yang menantang, yang menuntut mereka untuk menerapkan pengetahuan kimia mereka secara praktis. Setiap level memperkenalkan konsep baru atau memperdalam pemahaman tentang konsep yang telah dipelajari, memungkinkan siswa untuk belajar secara bertahap dan berkelanjutan. Sistem poin, leaderboard, dan penghargaan dalam game ini memberikan motivasi tambahan bagi siswa. 

Mereka dapat bersaing dengan teman-teman mereka untuk mencapai skor tertinggi, yang mendorong semangat belajar dan usaha ekstra dalam memahami materi. Kompetisi yang sehat ini tidak hanya meningkatkan keterlibatan tetapi juga mendorong siswa untuk mengulang materi dan berlatih lebih sering, sehingga meningkatkan retensi pengetahuan mereka.

Selain mengajarkan konsep kimia, game edukasi seperti "Tembak Molekul" juga membantu siswa mengembangkan keterampilan digital mereka. Di era teknologi ini, kemampuan untuk menggunakan dan memahami perangkat digital adalah keterampilan penting. Dengan bermain game edukasi berbasis online, siswa tidak hanya belajar kimia tetapi juga menjadi lebih terbiasa dengan teknologi, yang akan bermanfaat bagi mereka di masa depan.

Penggunaan game edukasi seperti "Tembak Molekul" memberikan angin segar dalam dunia pendidikan, khususnya dalam pembelajaran kimia di SMA. Dengan metode yang interaktif dan menyenangkan, siswa dapat belajar dengan lebih efektif dan menikmati proses pembelajaran. Game ini tidak hanya membantu mereka menguasai senyawa hidrokarbon, tetapi juga mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan keterampilan digital yang bermanfaat di masa depan. Dengan inovasi seperti ini, belajar kimia bukan lagi menjadi sesuatu yang menakutkan, tetapi petualangan yang menarik dan penuh tantangan.

Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H

Mohon tunggu...

Lihat Konten Ruang Kelas Selengkapnya
Lihat Ruang Kelas Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun