Wawasan Nusantara, sebuah konsep yang mungkin sudah tidak asing lagi bagi kita kaum berbangsa dan bernegara. Konsep ini merajuk pada cara pandang dan pemahaman kita sebagai bangsa Indonesia terhadap wilayah geografis, sosial, budaya, dan politik yang kita miliki. Dalam konteks ini, Wawasan Nusantara memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga keutuhan dan kedaulatan bangsa.Â
Wawasan Nusantara membantu kita memahami bahwa Indonesia adalah satu kesatuan yang tidak terpisahkan. Dengan lebih 17.000 pulau, berbagai suku bangsa, dan keberagaman budaya. Pemahaman ini sangat penting untuk menjaga keutuhan dan persatuan bangsa (Dahuri, 2003).
Lalu, Wawasan Nusantara membantu kita memahami bagaimana pentingnya menjaga kedaulatan dan kekayaan alam yang kita miliki. Indonesia dikenal dengan kekayaan alamnya yang melimpah. Oleh karena itu, pemahaman ini juga sangat penting untuk menjaga dan memanfaatkan kekayaan alam tersebut secara berkelanjutan (Sukarno, 1957).
Dan Wawasan Nusantara membantu kita untuk memahami pentingnya kerjasama dan toleransi antar suku dan budaya yang ada di Indonesia. Dengan adanya keberagaman suku dan budaya yang ada, pemahaman ini bisa dikatakan sangat penting untuk menciptakan harmoni dan kerjasama yang baik antar suku dan budaya (Geertz, 1963).Â
Namun, perlu diingat bahwa pemahaman dan penerapan Wawasan Nusantara nukanlah tugas yang mudah. Ini membutuhkan komitmen dan partisipasi yang sangat aktif dari semua anggota masyarakat. Selain itu, pemahaman dan penerapan Wawasan Nusantara juga membutuhkan pendidikan dan pemahaman yang baik tentang sejarah dan budaya kita sebagai bangsa Indonesia (Anderson, 1991).
Kesimpulannya, Wawasan Nusantara adalah pemahaman penting yang harus dimiliki oleh setiap warga negara Indonesia. Dengan memahami dan menerapkan Wawasan Nusantara, kita dapat menjaga keutuhan dan kedaulatan bangsa.Â
Referensi: Dahuri, R (2003). PengelÂ
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI