Enam tahun sudah saya ngompasiana.Bahkan 6 tahun lebih, karena terdaftar 26 Maret 2010. Banyak momen tak terlupakan pastinya. Tanpa Kompasiana, mana mungkin saya berkenalan dengan “orang – orang besar” seperti pak Kusmayanto Kardiman, mantan Rektor ITB, pak Prayitno Ramelan, pengamat intelijen yang kerap malang melintang di televisi, pak Chappy Hakim yang sekarang menjadi direktur PT Freeport, pak Junanto Herdiawan yang kini menjadi salah seorang Deputi Bank Indonesia. Serta masih banyak lainnya, mereka semua rajin mengisi kolom-kolom Kompasiana dan ramah serta sabar menjawab komen-komen yang berhamburan datang.
Berkat Kompasiana saya mendapat banyak ilmu. Ibarat arena bermain, setiap membuka laptop, terlebih dulu yang dibuka adalah laman Kompasiana. Semua berita terbaru ada disini, lengkap dengan opininya. Asyik bukan? Karena sangat asyik saya kerap aktif dalam diskusi dan tulisan terbaru. Dampaknya memicu saya untuk cepat-cepat menulis lagi.
Tak berlebihan jika saya katakan bahwa berkah terpenting adalah memiliki ratusan teman yang akhirnya akrab di media social facebook. Celotehan mereka selalu menyambut ketika saya membuka beranda. Hingga sering terbesit tanya, jangan-jangan dulu saya ngga punya teman ya? ^_^
Namun saya harus memilih satu momen bukan? Momen berharga ini saya pilih karena berdampak besar dalam hidup. Membuat saya bangkit penuh percaya diri, penuh keteguhan hati bahwa saya punya nilai, bahwa saya somebody bukan anybody. Yaitu ketika pembawa acara Kompasianival 2012 berkata:
…….. dan Kompasianer of the year adalah ……
Kok saya?
Bingung, mereka ngga salah? Jangan-jangan mereka salah sebut nama?
Pingin nangis, karena takut ini hanya mimpi.
Terharu pastinya, bagaimana tidak, ini penghargaan yang berharappun saya tidak berani.
Senang dan bahagia. Karena terpilih menerima supremasi tertinggi di Kompasiana. Juga dalam hidup saya. Maknanya sama dengan lahir, jodoh dan mati, karena membuat cakrawala saya berubah dalam dua kalimat:
“Saya diapresiasi karena memiliki nilai. Saya memiliki arti, jangan sia-siakan itu.”