Mohon tunggu...
M dan S Aja
M dan S Aja Mohon Tunggu... Administrasi - Daddy, Mami beserta cici dan boy tinggal di NZ

Cuma Marcel

Selanjutnya

Tutup

Gaya Hidup Pilihan

Perlukah Mengetahui Semua Password Suami/Istri?

23 Januari 2016   10:31 Diperbarui: 23 Januari 2016   17:51 64
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Gaya Hidup. Sumber ilustrasi: FREEPIK/Rawpixel

Kemaren ini saya sempat menonton Youtube mengenai sepasang kekasih yang melakukan pertukaran mobile atau HP selama seharian penuh. Saat saya menontonnya, membawa kesan yang tampaknya yang mereka lakukan itu adalah hal yang besar sekali. Sampai-sampai mereka setelah melewati hari itu mereka harus mengganti passowrdnya masing-masing supaya tidak bisa kelihatan sama pasangannya itu.

Jujur saya akui saya rasa itu hal lumrah. Namanya juga masih pacaran jadi masih belum tersatukan dalam perjanjian suci perkawinan. Namun bagaimana kalau hal itu di tanyakan kepada pasangan yang sudah berjanji sehidup semati?? Berani tidak kita melakukan hal yang sama kepada pasangan kita??

Kalau di tanyakan ke saya...jelas saja saya tidak ada masalah untuk hal ini. Lah si mami tahu semua passowrd saya, dari yang namanya facebook, email, IRD (nomor wajib pajak), bank, debit/credit card, dan semuanya. Begitupun saya juga tahu semua password si mami. Kalau sudah berada di rumah malah saya paling malas angkat HP, biar si mami atau cici dan boy yang angkat kalau perlu. Jadi tidak ada yang namanya khawatir ada rahasia dalam kehidupan saya buat si mami.   

Apa saja sih kiranya keuntungan kita bisa saling terbuka dengan pasangan kita?? Menurut pengalaman apa yang saya jalani bersama mami sih:

1. Tidak ada rasa khawatir atau curiga satu sama lain.
Tentu saja tidak enakkan kalau saya (yang banyak orang bilang mirip Bon Jovi) di curigain terus-terusan. Untuk mengurangi rasa cemburuan mami, yah kasih saja semua password saya kepada dia...biar dia tahu kalau cuma ada satu wanita saja dalam hidup saya. (ya siapa lagi kalau bukan si mamilah). Tentu saja begitupun sebaliknya lah....

2. Saling mengawasi dan melengkapi
Sekali-kali sebagai suami yang doyan makan, tentu ingin jajan junk food juga dong. Nah kalau keseringan tentu si mami marah. Begitupun kalau si mami belanja meluluan tentu saya bisa mengingatkan dia. Bagaimana kita melakukan ini kalau kita tidak bisa mengakses account pasangan kita?? Dengan begini kita mudah dan tahu apa saja yang pasangan kita belanjakan atau gunakan uangnya dan juga lebih mudah mengatur budget buat rumah tangga. 

3. Tidak pusing untuk ngutang sama pasangan
Percaya atau tidak, ada pembagian dalam hal pengeluaran uang dalam rumah tangga bagi pasangan tertentu. Misalnya suami yang bayar rumah, istri bayar belanja dan uang sekolah anak, sedang untuk bills di bagi berdua. Si istri kadang kehabisan uang untuk belanja jadi harus mengutang dulu sama suaminya atau begitupun sebaliknya. Nah kalau kita tahu keuangan pasangan kita, tentu kita tidak perlu hutang sama pasangan kita kan....bahkan kita bisa memberikannya kepada dia.

4. Gampang di mintain tolong
Si mami paling malas yang namanya mengecek uang di bank. Nah suatu kali si mami gak nyadar uang sudah saya transfer ke tabungan dan hari itu jatuh tempo bayar cicilan rumah. Di hari yang bersamaan dia perlu untuk belanja mingguan untuk rumah tangga. Tentu saja dia tidak bisa bayar pakai credit cardnya dia. Terus dia tinggal telpon ke saya untuk di transferin. Huuaallaaa semuanya beres jadinya kan.

5. Gampang tinggal pakai
Kali ini giliran saya. Karena credit card saya satu dan si mami satu, jadi kita sering gantian tergantung untuk kebutuhan yang akan kita gunakan. Sehari sebelumnya si mami ambil credit card saya untuk isi bensin dan dia lupa kembaliin ke saya. Sedang 2 hari sebelumnya, kita belanja mingguan dan saya pegang dia punya credit card. Nah giliran saya mau isi bensin, yang seharusnya kita pakai credit card saya....saya tidak bisa pakai karena masih ada di si mami. Tapi saat itu saya pegang kartu si mami. Jadi hari itu saya terselamatkan dari malu karena bisa bayar dengan pakai mami punya kartu.

6. Mudah Mengatur Waktu
Privasi adalah hal yang amat sangat penting di sini. Saya pernah di "ocehin" sedikit sama pegawai bank karena saya yang menjawab pertanyaan buat si mami...yang seharusnya di jawab oleh dia. Padahal saat itu si mami berada di samping saya. Nah bisa di bayangkan kadang saya agak repot kalau perlu mengecek urusan pajak yang penting di hari Senin sampai Jum'at. Untuk memudahkannya yah kasih saja kuasa kepada si mami untuk berbicara atas nama saya. Begitupun yang bisa saya lakukan di hari Sabtu saat si mami sedang kerja ataupun di saat-saat penting.

Yup...perjanjian setiap pasangan tentu berbeda satu sama lainnya. Saya hanya berbagi sisi positif dari apa yang kami jalani saja. Bagaimana menurut k-ers lainnya??

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Gaya Hidup Selengkapnya
Lihat Gaya Hidup Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun