tak ada jalan pulang di kelokan itu, sayangÂ
hanya orang-orang lalang menghilir lenggangÂ
tak usah resah pada bayang yang rebahÂ
sebab kisah takkan usai dalam tilasnya Â
tak ada kelokan di jalan itu, sayang
hanya punggung-punggung tak bernama
hanya bayang-bayang memanjang
hanya derap tak berenda
menisankan selusin angka yang kian asing
jalan yang disulam dari benang labalabaÂ

ilustrasi pribadi
setenang dinihariÂ
gumamkan balada air dan lihatlahÂ
munajat yang tergeletak pada nada ketujuhÂ
melangkahlah, mengertilah tentang anginÂ
dan gunung-gunung yang murung
dalam gagap kota-kotaÂ
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI
Beri Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!