Mohon tunggu...
M Abd Rahim
M Abd Rahim Mohon Tunggu... Guru - Khoirun Nas Anfa'uhum Linnnas

Penulis Novel Islami, Welcome Back to School. Penulis Kumpulan Puisi, Jiwa-Jiwa Penggerak. Belajar Menulis untuk Terus Bisa Menulis

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Langit Hitam

30 Januari 2025   13:32 Diperbarui: 30 Januari 2025   13:32 33
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Puisi. Sumber ilustrasi: PEXELS/icon0.com

Langit Hitam

Oleh: M. Abd. Rahim

***

Baca juga: Belenggu Rindu

Kau katakan padaku saat itu, "Langit telah menghitam, sehitam anganku yang begitu dalam."

Aku terdiam,  

kemudian kuberkata, "Bukankah itu lukisan Tuhan yang paling disukai oleh semua insan."

Baca juga: Lautan Rindu

Entah, sebagaikan penduduk telah takut, langit hitam menjadi kutukan. 

Sebagian yang lainnya bergembira ria penuh kegirangan, langit hitam sejatinya adalah langit cinta

***

Langit cinta telah menunjukkan lukisan terindah-Nya. 

Butiran-butiran air akan menyuburkan tanah kering keronta.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun