Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, yang juga calon presiden RI nomor urut 2 memanfaatkan sekali posisinya sebagai gubernur untuk menaikan jumlah DPKTB
Salah satu yang paling mudah adalah dengan menginstruksikan  Dinas Perhubungan (Dishub) untuk memasukan sopir Transjakarta (TJ) / APTB / BKTB ke dalam DPKTB.
Sebenarnya Jokowi, yang juga didukung Ahok, menginginkan seluruh sopir termasuk sopir angkot dan metromini untuk masuk DPKTB.
Namun yang paling mudah diarahkan adalah sopir-sopir TJ/APTB/BKTB karena operator mereka jelas, dan data mereka jelas. Dan kesanggupan masing-masing dalam mengarahkan sopir lebih bisa dipegang.
Beda dengan sopir angkot-metromini yang masih sulit untuk didata, sehingga sulit untuk diarahkan.
Selain itu dari segi prasarana memang yang paling mudah dimasukan ke DPKTB adalah sopir TJ/APTB/BKTB.
Diharapkan dengan dimasukannya semua sopir angkutan ke DPKTB maka pelayanan angkutan umum menjadi lebih baik, jalanan lebih lancar karena angkutan umum tidak sembarangan ngetem.
*DPKTB-Daftar Pengemudi Kendaraan Terintegrasi Busway
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI