Mohon tunggu...
MITAS
MITAS Mohon Tunggu... Media Informasi Tentang Islam

Lucky Zamaludin Malik (Penulis, Herbalis, Therapist)

Selanjutnya

Tutup

Pendidikan

Dr. Robi Nurhadi: Kekuatan Doa di Malam Lailatul Qadar: "Membangun Karya Seribu Bulan"

17 Maret 2025   06:01 Diperbarui: 17 Maret 2025   01:23 57
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Dr. Robi Nurhadi. S.I.P., M.Si. Dosen Universitas Nasional Jakarta - Wakil Sekretaris KP3 MUI Pusat 

Tema: Kekuatan Doa di Malam Lailatul Qadar: Membangun Karya Seribu Bulan. Narasumber: Dr. Robi Nurhadi. S.I.P., M.Si
Tema: Kekuatan Doa di Malam Lailatul Qadar: Membangun Karya Seribu Bulan. Narasumber: Dr. Robi Nurhadi. S.I.P., M.Si

Kekuatan Doa di Malam Lailatul 

Narasumber: Dr. Robi Nurhadi. S.I.P., M.Si

Dosen Universitas Nasional Jakarta 

Wakil Sekretaris KP3 MUI Pusat 

Jakarta 17 Maret 2025 – Malam Lailatul Qadar menjadi momen istimewa bagi umat Islam di seluruh dunia. Dalam sebuah tausiyah yang disampaikan oleh Dr. Robi Nurhadi, S.I.P., M.Si., seorang Dosen Universitas Nasional Jakarta dan Wakil Sekretaris KP3 MUI Pusat, ia mengajak umat Islam untuk memahami makna mendalam dari keutamaan malam penuh berkah ini.

Menurut Dr. Robi, Lailatul Qadar bukan sekadar malam di mana ibadah seorang hamba dilipatgandakan lebih baik dari 1000 bulan. Lebih dari itu, malam ini memberikan pesan penting bagi umat Islam agar mampu membangun kebaikan yang memberikan dampak jangka panjang.

"Seribu bulan itu kurang lebih 83 tahun, hampir satu abad. Maka, bisa dibayangkan betapa besar pahala yang Allah siapkan bagi hamba-Nya yang beramal di malam tersebut. Namun, lebih dari sekadar beribadah di satu malam, kita juga bisa memahami bahwa pesan Lailatul Qadar adalah membangun kebaikan yang bisa bertahan hingga seribu bulan," ujar Dr. Robi.

Ia mencontohkan, seseorang yang membangun masjid atau berkontribusi dalam pembangunan fasilitas umum seperti sekolah, rumah sakit, atau tempat ibadah lainnya, akan terus mendapatkan pahala selama bangunan tersebut dimanfaatkan oleh masyarakat.

"Ketika kita mewakafkan tanah untuk dibangun sesuatu yang bermanfaat bagi umat, maka pahala kita akan terus mengalir sepanjang tempat itu masih digunakan. Inilah bentuk amal yang berdampak seribu bulan," tambahnya.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Pendidikan Selengkapnya
Lihat Pendidikan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun