Nama : Dila Puspita Ayu
Nim : 224223004
STKIP Muhammadiyah Kuningan
Umat Islam telah mempunyai peradaban yang maju sejak masa kejayaan Islam, yang berlangsung dari tahun 650 hingga 1250 M. Pada masa tersebut, Islam telah membuat kemajuan pesat dalam banyak bidang ilmu pengetahuan, termasuk matematika, astronomi, kedokteran, kimia, dan fisika.Â
Kemajuan Islam di masa ini terjadi pada bidang ilmu pengetahuan, ekonomi, arsitektur, sosial, dan militer.
Peradaban Islam telah membuat kemajuan pesat dalam banyak bidang ilmu pengetahuan. Misalnya, dalam beberapa literatur, sejarah Islam terbagi menjadi tiga periode besar, yaitu periode klasik (650-1250 M), periode pertengahan (1250-1800 M), dan periode modern (1800 M hingga saat ini).Â
Masa kejayaan Islam pada masa Bani Umayyah ditandai dengan meluasnya wilayah kekuasaan Islam dan berdirinya bangunan-bangunan, sementara masa kejayaan Islam pada masa Bani Abbasiyah ditandai dengan pesatnya ilmu pengetahuan.
Ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) akan semakin berkembang, dan Islam mengilangkan perspektif mengenai perkembangan IPTEK. Sebagai agama yang mendorong pengembangan IPTEK, Islam mengilangkan perspektif yang positif terhadap perkembangan teknologi.
Pendidikan Islam memiliki tantangan besar dalam berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.Â
Bagaimana pendidikan Islam berkontribusi pada pengembangan IPTEK yang dalam perkembangannya selalu mencapai tingkat kemajuan? Bisakah pendidikan Islam diorientasikan melalui Sains dan Teknologi?
Faktor pendorong kemajuan peradaban Islam di masa kejayaan terdiri dari faktor internal, seperti konsistensi dan keistiqamahan umat muslim pada ajaran Islam, ajaran Islam yang menjadi pendorong umatnya untuk maju, Islam sebagai rahmatan lil 'alamin atau rahmat seluruh alam, dan Islam sebagai agama dakwah sekaligus keseimbangan dalam meraih kehidupan duniawi dan ukhrawi. Faktor eksternal, seperti asimilasi antara bangsa Arab dengan bangsa lainnya yang sudah lebih dulu
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H