Deddy Maryadi “menusuk menyempit” 2015
380 x 70 x 18 cm.
Jogja Street Sculpture Project “Antawacana”.
“Konstruksi pot itu adalah bangunan yang rapuh, perlu dirawat untuk memastikan agar tanaman dan pohon yang menumpangnya bisa tumbuh dengan baik, sebuah cara sederhana untuk menjaganya karena ekologi dibelahan dan sudut kota ini sudah rusak
Identifikasi
Tampilan:
- Foto diambil ketika usai hujan pada sore hari.
- Pada Foto terdapat trotoar pinggir jalan.
- Diatas trotoar ada tiga pot berisikan pohon berukuran berbeda.
- Pot berwarna abu-abu. Yang pada dinding pot terdapat aksen garis-garis horizontal. Tinggi pot sekitar 80cm.
- Pot 1 berukuran sedang, tidak memiliki kaki pot
- Pot kedua berukuran sedikit lebih tinggi dari pot 1 namun memiliki kaki
- Pot ketiga berukuran sedang namun memiliki kaki.
- Ketiga pot (1,2,3) berjejer saling berdekatan.
- Pot 1 dan2 berjejer menempel, pot 3 sedikit ada jarak dengan pot 1 dan 2.
- Ketiga pot berisikan pohon yang tingginya sekitar dua meter dari pot. Pohon pada pot ke 2 nampak lebih pendek dari keduanya.
- Daun pohon berada di bagian atas pohon.
- Daun pohon bebentuk panjang menjari.
- Pada batang pohon bagian tengah yang menjulur ketas terdapat cat warna hitam, putih, hitam.
- Pot 2 dan 3 terdapat tanaman yang ditanam pada tanah sisat pot.
- Tanaman berbentuk panjang berukuran sekitar 30cm.
- Pot 1 juga ditanami namun sangat sedikit dibanding pot 2 dan 3.
- Ketiga pot 1,2, dan 3 tadi kemudian terdapat peniti raksasa seperti ditusukan kearah pot ke 3 lurus hingga tembus melebihi pot ke 3
- Peniti menghadap ke jalan, memunggungi kamera
Background :
Pada sisi kanan pada foto terdapat mobil putih yang sedang parkir di seberang jalan menghadap ke kiri arah foto
Dibelakang mobil putih nampak bagian kepala mobil berwarna ungu.
Di bagian belakang foto nampak gedung dengan dinding kaca berwarna hijau.
Beri Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!