Mohon tunggu...
leonard alessandrosamuel
leonard alessandrosamuel Mohon Tunggu... Lainnya - mahasiswa

mari berinovasi

Selanjutnya

Tutup

Money

Memahami Pentingnya Co-Creation dalam Berinovasi

29 Mei 2022   21:39 Diperbarui: 30 Mei 2022   13:19 881
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Beberapa orang yang aktif terlibat dalam development dari produk dan open source ini paling sering di lakukan menggunakan pengembangan software

  • Mass customization

Pelanggan bebas berkreasi dan membuat design yang mreka inginkan dengan tema yang sudah di tentukan dari perusahaan.

  • User generated content

Perusahaan akan menyediakan platform system yang akan di gunakan para pelanggan untuk menciptakan produk yang mereka inginkan sendiri.

Contoh perusahaan yang telah melakukan customer co- creation

  • LEGO

selalu memiliki reputasi untuk kreativitas. Namun, komitmen perusahaan terhadap inovasi membantu menyelamatkan merek dari situasi keuangan yang menantang di awal tahun 2000-an, akibat dari pengenceran merek, lini produk yang diperpanjang, dan pertumbuhan yang berlebihan. Pada tahun 2004, perubahan kepemimpinan menghasilkan pendekatan baru untuk pengembangan produk sumber terbuka dan penciptaan Ide LEGO. Sejak itu, platform crowdsourcing telah menerima saran dari lebih dari 1 juta orang, dengan para penggemar memberikan suara untuk ide - ide paling populer.

  • Unilever

salah satu perusahaan barang konsumsi terbesar di dunia, memiliki lebih dari 400 merek terkenal, termasuk Dove, Lipton, Best Foods, dan banyak lagi. Untuk memanfaatkan sumber daya ini, Unilever secara aktif melihat ke basis pelanggannya untuk solusi produk, meminta ide dan saran kepada startup, akademisi, desainer, dan pelanggan. Melalui platform Inovasi Terbuka, diluncurkan pada 2010, Unilever menghadirkan tantangan khusus kepada publik, mendorong individu untuk mengirimkan tanggapan atas potensi adopsi oleh perusahaan. Tanggapan global terhadap platform Unilever sangat kuat, dengan perusahaan menerima lebih dari 1.000 proposal pada paruh pertama tahun 2012 saja. Pendekatan ini juga membantu mengembangkan budaya yang lebih terbuka sekarang, lebih dari 60% proyek penelitian Unilever melibatkan kolaborasi eksternal. Pendekatan Unilever terhadap co- creation mencerminkan nilai inovasi terbuka dan menunjukkan potensi penggunaan crowdsourcing untuk memecahkan masalah - bahkan masalah kompleks yang membutuhkan pengetahuan dan keahlian teknis.

Customer co- creation sering melakukan pengumpulan opini dan ide-ide dari pelanggan atau suatu komunitas yang membawa suatu hal yang baru atau inovasi, dan pengumpulan produk di bagi menjadi tiga tahap yaitu :

  • Discovery

Tahap ini para tim perusahaan melakukan riset pasar untuk mengetahui tren dan kebutuhan apa yang sedang di butuhkan oleh pelanggan, dan data yang sudah di kumpulkan akan di rundingkan mana yang paling menarik dan relevan untuk di kembangkan.

  • Development

Pada tahap ini perusahaan mengelola ide yang sudah di rundingkan di tahap sebelumnya apa kekurangan, kelebihan serta sebesar apa peluang ide tersebut untuk sukses.

  • Commercialization

Pada tahap ini perusahaan akan mengenalkan produk ke pada pelanggan dan mempublikasikan produk ke dalam pasar.

Co-creation memiliki empat tahapan yang di sesuaikan untuk pelanggan yaitu :

  • Co- defening

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Money Selengkapnya
Lihat Money Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun