Mohon tunggu...
Lavie Lengkey
Lavie Lengkey Mohon Tunggu... Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) -

Seorang calon pegawai negeri yang senang travelling, khususnya menggunakan moda transportasi kereta api. Pemilik blog mengenai kereta api, http://idrailnews.wordpress.com/

Selanjutnya

Tutup

Bola

Mencoba Memprediksi Laju Tim Babak 16 Besar EURO 2016

23 Juni 2016   21:42 Diperbarui: 23 Juni 2016   21:48 320
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Diagram prediksi laju tim babak 16 besar EURO 2016, kelompok 1

Dalam tulisan saya sebelumnya di Kompasiana yang membahas perihal kemungkinan komposisi babak 16 besar EURO 2016, saya sempat membuat sejumlah prediksi mengenai tim mana saja yang punya peluang besar untuk melaju ke babak perdelapan final dan tim mana yang peluangnya lebih kecil. Di antara prediksi-prediksi tersebut ada yang menjadi kenyataan dan ada pula yang (menurut saya) mengejutkan dikarenakan melenceng dari apa yang saya perkirakan. Prediksi bahwa pertandingan Hungaria v Portugal berakhir imbang benar-benar terwujud, bahkan dengan hasil yang cukup spektakuler: 3-3. Pertandingan itupun menjadi pertandingan dengan jumlah gol terbanyak di ajang Piala Eropa 2016 sejauh ini (6 gol). Prediksi lain bahwa Swedia lebih besar kemungkinan untuk angkat koper lebih awal juga terjadi dini hari tadi: Zlatan Ibrahimovic dkk. kalah 0-1 dari Belgia berkat gol seorang pemain keturunan Indonesia, Radja Nainggolan. Satu prediksi saya yang melenceng adalah bahwa ternyata Irlandia berhasil menaklukkan Italia dengan skor 1-0. Gol tunggal Robbie Brady ke gawang Gianluigi Buffon mengantar tim nasional Irlandia melaju ke babak 16 besar EURO 2016, setelah sebelumnya hanya menjadi juru kunci Grup E. Di sisi lain, Italia gagal menjadi satu-satunya juara grup yang melaju ke perdelapan final dengan bekal nilai sempurna.

Dengan ditiupnya peluit panjang di Nice dan Villeneuve-d’Ascq, maka fase grup Piala Eropa 2016 resmi berakhir. Empat tempat yang tersisa di babak 16 besar telah terisi. Dengan demikian, saya ingin mencoba untuk kembali membuat prediksi, tim mana saja yang bakal tersisih di perdelapan final, perempat final, semifinal, hingga akhirnya tersisa dua tim yang bakal memperebutkan Piala Henri Delaunay di Stade de France, 11 Juli 2016 (Waktu Indonesia Barat) mendatang. Satu hal yang ramai diperbincangkan adalah, pada pertandingan final nanti akan ada kejutan, di mana salah satu dari finalis adalah tim kejutan. Bagaimana tidak, lima dari enam tim yang masuk dalam pot 1 saat undian grup EURO 2016 berkumpul di sisi yang sama. Italia dan Spanyol misalnya: empat tahun yang lalu mereka berhadapan di final, tahun ini mereka bertemu lebih awal, di babak 16 besar. Siapapun dari mereka yang menang, besar kemungkinan bakal menghadapi  juara dunia, Jerman, di babak perempat final. Inggris dan Perancis (dua tim pot 1 lainnya) juga berada di sisi yang sama, dan ada kemungkinan mereka bakal bentrok di perempat final (apabila berhasil melewati hadangan Islandia dan Irlandia). Jika Italia/Spanyol, Jerman, Perancis, dan Inggris melaju hingga perempat final, maka dua tim diantaranya bakal bertemu di salah satu pertandingan semifinal, di mana hanya akan ada satu tim yang bakal mencapai partai final di Stade de France.

Skema knockout stage dari 16 besar sampai final, 5 dari 6 tim favorit berada di sisi yang sama/sisi warna merah (diperoleh dari akun Twitter @UEFAEURO)
Skema knockout stage dari 16 besar sampai final, 5 dari 6 tim favorit berada di sisi yang sama/sisi warna merah (diperoleh dari akun Twitter @UEFAEURO)
Sisi lain dari babak 16 besar diisi oleh tim-tim yang tidak berada di pot 1 pada saat pengundian grup, kecuali Portugal. Hanya saja, menurut pengamatan saya, dua tim yang berkesempatan besar melaju hingga semifinal adalah Kroasia dan Wales, berkat performa mereka di fase grup yang bisa dibilang bagus. Dari antara keduanya, saya lebih menjagokan Kroasia untuk melaju ke final, walaupun saya belum bisa mendapatkan alasan kuat mengapa saya lebih mendukung Luka Modric dkk. dibandingkan Gareth Bale bersama rekan-rekannya.

Berikut akan saya tampilkan diagram prediksi saya mengenai laju tim-tim yang sudah masuk ke dalam babak 16 besar EURO 2016.

Diagram prediksi laju tim babak 16 besar EURO 2016, kelompok 1
Diagram prediksi laju tim babak 16 besar EURO 2016, kelompok 1
Untuk kelompok pertama, ini dia alasan dari prediksi yang saya buat:

1. Babak 16 besar

Swiss v Polandia:
Disini saya mengunggulkan Robert Lewandowski dkk., berdasarkan hasil masing-masing tim di fase grup: Polandia dua kali menang dan hanya berhasil ditahan imbang oleh Jerman, sedangkan Swiss hanya menang sekali saat melawan Albania (dua laga lainnya melawan Rumania dan Perancis berakhir imbang). Buat saya, Polandia lebih meyakinkan untuk melaju ke perempat final, dengan mengalahkan Swiss minimal dengan selisih dua gol.

Kroasia v Portugal:
Portugal boleh jadi masuk dalam pot 1 saat undian grup Piala Eropa 2016, tapi performa mereka di Grup F seperti bukan performa sebuah tim unggulan. Lolos dari fase grup di bawah tim debutan Islandia, yang tampaknya tidak dijagokan sebelumnya untuk masuk babak 16 besar. Kroasia yang tidak masuk dalam pot 1 malah mempunyai permainan yang lebih bagus, bahkan berhasil menaklukkan juara bertahan, Spanyol.

Wales v Irlandia Utara:
Di antara kedua tim asal Britania Raya ini, saya lebih menjagokan Wales. Bukan semata karena faktor Gareth Bale, tapi memang permainan Wales secara keseluruhan lebih menjanjikan dibandingkan Irlandia Utara. Wales maju ke babak 16 besar sebagai juara Grup B walau sempat dikalahkan Inggris, sedangkan Irlandia Utara hanya menang sekali atas Ukraina.

Hungaria v Belgia:
Melihat performa kedua tim ‘unggulan kedua’ di grup masing-masing, saya lebih memfavoritkan Belgia dibandingkan Hungaria. Prediksi saya, ini akan menjadi pertandingan 16 besar yang cukup menarik di kelompok pertama, dikarenakan tim asuhan Marc Wilmots tidak akan mudah memperoleh tiket ke perempat final.

2. Babak Perempat Final

Polandia v Kroasia:
Kembali, saya menjagokan Kroasia. Meskipun berhasil menahan imbang Jerman di fase grup, prediksi saya kali ini benteng pertahanan Polandia bakal berhasil ditembus tim Kroasia, untuk melaju ke semifinal.

Wales v Belgia:
Wales boleh jadi tim yang paling produktif soal memasukkan gol di fase grup (6 gol), tapi gawang mereka juga kebobolan di dua dari tiga pertandingan grup yang mereka lakoni. Di sisi lain, walau hanya membukukan 4 gol, Belgia hanya kebobolan dua gol saat menghadapi Italia. Saya sempat bingung untuk menentukan tim mana yang bakal menghadapi Kroasia di semifinal nanti, tapi pada akhirnya pilihan saya jatuhkan kepada tim debutan Piala Eropa yang paling spektakuler, Wales.

3. Babak Semifinal

Kroasia v Wales:
Lagi-lagi saya bingung untuk menentukan pilihan. Menurut saya, penampilan kedua tim sama-sama bagus sehingga mereka layak untuk melaju hingga babak semifinal. Hanya saja, harus ada yang menang dan harus ada juga yang kalah. Prediksi saya, Kroasia adalah tim yang bakal melaju ke partai puncak EURO 2016.

Diagram prediksi laju tim babak 16 besar EURO 2016, kelompok 2
Diagram prediksi laju tim babak 16 besar EURO 2016, kelompok 2
Sedangkan untuk kelompok kedua, berikut adalah alasan dari saya:

1. Babak 16 besar

Italia v Spanyol:
Saya lebih menjagokan Gli Azzurri dibandingkan La Furia Roja, dengan alasan performa tim asuhan Antonio Conte menurut saya lebih baik ketimbang tim yang dilatih oleh Vicente del Bosque; sekalipun sama-sama kalah di pertandingan terakhir di grup masing-masing, juga faktor head-to-head yang sebenarnya lebih mengunggulkan Spanyol, tapi saya cenderung memfavoritkan Italia maju ke perempat final.

Sisa pertandingan perdelapan final lainnya, saya menjagokan Jerman, Perancis, dan Inggris untuk menemani Italia di perempat final.

2. Babak Perempat Final

Jerman v Italia:
Jujur, saya lebih menjagokan Die Mannschaft karena saya adalah fans Jerman. Penilaian yang subjektif, benar. Namanya juga fans. Tapi, sekalipun saya menjagokan Der Panzer, Jerman tidak akan menang mudah di laga perempat final nanti. Pasalnya, seperti yang telah saya jabarkan di prediksi Italia v Spanyol, performa skuad asuhan Antonio Conte cukup menjanjikan. Urusan mencetak gol, Jerman dan Italia sama-sama ‘baru’ mencetak tiga gol di fase grup. Satu hal yang membedakan keduanya adalah soal kemasukan gol: Gianluigi Buffon sudah kebobolan satu kali, sedangkan Manuel Neuer berhasil mencatat clean sheet.

Perancis v Inggris:
Di sini saya lebih menjagokan Les Bleus dibandingkan The Three Lions. Melihat dari performa di fase grup, Perancis memang baru berhasil memperoleh dua kemenangan di menit-menit terakhir. Tapi catatan tim asuhan Didier Deschamps masih lebih baik dibandingkan pasukan Roy Hodgson, yang hanya menang sekali dan dua kali ditahan imbang (bahkan, saat melawan Rusia, Inggris sebenarnya sudah nyaris menang, kalau bukan karena gol di menit terakhir). Berdasarkan hasil tersebut, ditambah faktor tuan rumah, saya memprediksikan Perancis bisa melaju ke semifinal, sekalipun lagi-lagi kemenangan baru bisa diraih di menit-menit terakhir.

3. Semifinal

Jerman v Perancis:

Lagi-lagi, saya kembali menjagokan tim favorit saya untuk melaju ke babak final. Sekalipun harus menghadapi tim tuan rumah, saya yakin Die Mannschaft bisa menang di laga semifinal tersebut. Albania saja bisa menahan imbang Perancis selama 90 menit, masak Jerman sebagai juara dunia tidak sanggup mengalahkan tim yang sama dalam kurun waktu yang sama?

----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Sampai juga di prediksi mengenai pertandingan final, yang saya prediksikan bakal mempertemukan Kroasia dengan Jerman. Berdasarkan hasil yang telah diperoleh di fase grup, Kroasia lebih banyak mencetak gol dibandingkan Jerman (5 lawan 3). Di sisi lain, gawang Jerman belum pernah kebobolan, sedangkan Kroasia sejauh ini sudah tiga kali kemasukan gol. Melihat hal tersebut, tentu saya lebih menjagokan Jerman, bukan semata-mata karena alasan tim favorit, tapi di atas kertas, Der Panzer mampu mengatasi Kroasia.

Sekali lagi, semua yang sudah saya jabarkan di atas barulah sebatas prediksi sekaligus harapan saya untuk melihat Jerman mengawinkan gelar juara dunia dengan juara Eropa untuk kedua kalinya. Apakah kali ini prediksi saya tepat sasaran semua, atau bakal ada yang meleset? Nantikan saja seiring berlangsungnya pertandingan demi pertandingan.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Bola Selengkapnya
Lihat Bola Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun