Pada momen seperti apa Kompasianer biasanya menikmati secangkir teh? Pernah coba minum es teh saat hujan sedang deras-derasnya?
Indonesia sebagai salah satu negara penghasil teh juga mengenal tradisi minum teh sudah ada sejak zaman dahulu. Makanya tidak heran jika kebiasaan dan lekat dengan keseharian orang Indonesia.
Apalagi dengan begitu banyaknya kebun teh yang tersebar di hampir setiap wilayah Indonesia membuat teh dari satu daerah berbeda dengan dearah lainnya.
Malah beberapa merek teh lokal Indonesia membuktikannya dengan memproduksi teh kualitas tinggi: dari teh hitam, teh hijau, hingga teh putih. Itu baru jenis teh, belum lagi cara penyajiannya. Misalnya untuk masyarakat Tegal, Jawa Tengah, dikenal dengan tradisi minum teh dalam poci yang ditambahkan gula batu.
Es teh jumbo, ketangguhan dan kesegaran bisnis ini sangat menyegarkan kalau dibeli, bukan dibully. pic.twitter.com/S3T31Jdp1m--- Kompasiana (@kompasiana) December 3, 2024
Kemudian untuk wilayah Sumatera Barat ada yang namanya teh talua yaitu teh diseduh dengan ditambahkan telur mentah.
Kompasianer punya cerita tersendiri terkait teh-teh lokal yang melegenda di daerahnya? Apakah ada kisah menarik yang bisa dibagiakan kepada pembaca lainnya?
Selain itu, adakah teh-teh favorit yang selalu dicari dan tersedia di rumah? Cara penyajian apa yang paling Kompasianer suka dalam menyeduh teh?
Silakan tambahkan label Teh Lokal (menggunakan spasi) pada tiap konten yang dibuat.
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H