Kompasianer, apakah kamu pernah punya pengalaman terkena PHK dari perusahaan tempat bekerja? Bagaimana kondisimu ekonomi kamu saat itu? Â Dan bagaimana siasatmu keluar dari impitan ekonomi usai tekena PHK?
Dunia kerja memang selalu memiliki dinamika tersendiri. Satu hal yang sangat tidak diharapkan semua pekerja dari dinamika ini adalah pemutusan hubungan kerja alias PHK.
Pemutusan hubungan kerja bisa disebabkan oleh banyak faktor. Kondisi keuangan dan pengaruh ekonomi global, misalnya. Atau perubahan teknologi hingga restrukturisasi organisasi juga bisa menjadi alasan lain.
Menjadi korban PHK membuat dunia menjadi terbalik. Terkena PHK dapat menjadi pengalaman yang sulit dan mengecewakan. Kendati begitu, menyerah pada keadaan bukanlah jalan keluar.
Nah, Kompasianer, apakah kamu pernah punya pengalaman terkena PHK dari perusahaan tempat bekerja? Bagaimana kamu menyikapi kondisi saat itu? Â Bagiamana cara kamu keluar dan bangkit dari kondisi demikian?
Berdasarkan pengalamanmu apa yang harus kita lakukan ketika terkena PHK? Dan bagaimana caranya agar memandang kondisi ini justru sebagai peluang untuk berkembang dan mencapai kesuksesan yang lebih besar di masa depan?
Kompasianer, bagikan opini, cerita, dan tips-tips dari kamu terkait hal ini di Kompasiana dengan menyematkan label Setelah Terkena PHK pada tiap konten yang kamu buat.
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H