Kisah apa yang pertama kali terbayang tentang perayaan Idul Adha?
Ada banyak sisi yang bisa kita hayati dari momen berkurban saat Idul Adha. Ucapan rasa syukur, pengorbanan, hingga semangat berbagi kepada orang yang membutuhkan.
Akan tetapi, yang jauh lebih besar dari itu semua: berkurban adalah bentuk ketakwaan kita atas apa yang diberikan Allah SWT, dengan tetap taat melaksanakan perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya.
Kisah ketakwaan dari Nabi Ibrahim dan putranya membuat Allah SWT mengganti Nabi Ismail dengan domba. Kisah ini telah menginspirasi kita selama bertahun-tahun dan kian menambah keimanan kita.
Inspirasi dari kisah tersebut dapat pula kita tuangkan ke dalam bentuk karya fiksi bernuansa Idul Adha.
Gunakan nilai-nilai yang terkandung di dalam momen Idul Adha untuk memeriahkan hari raya kali ini. Mari membuat puisi, cerpen, atau cerbung yang mengandung semangat syukur, pengorbanan, ketakwaan, sedekah, dan lain-lain.
Silakan tambah label Fiksi Idul Adha (menggunakan spasi) pada tiap konten yang dibuat.
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI