Mohon tunggu...
KOMENTAR
Puisi Pilihan

Aku Marah, Marah Roesli

16 Juli 2024   00:31 Diperbarui: 16 Juli 2024   00:48 45 1
Walau kering layu, namaku tetap daun mangkokan
Semilir angin topan
Membawaku terbang ke pangkuan
Merasakan hangatmu lewat sentuhan

Kini ku jatuh karena sang waktu
Tapi aku tak pernah menyesal
Bahkan tak menyalahkan Ratu
Karena Kau menangkapku saat membaca pasal

Kau menjaga dan membuatku abadi
Tak selamanya jahitan membuat luka
Ia bisa menjadi istimewa di tangan Mas Adi
Karena menjadikanku mahkota untuk Putri Afrika

Kau lah Raja yang kaya
Berkenalan dengan Marah Roesli
Dibacakan novel Siti Nurbaya
Berharap daun layu akan kembali





KEMBALI KE ARTIKEL


LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun