Antusias dan kegembiraan pernah saya lihat diantara wajah para ibu-ibu peserta Meekar ketika pinjaman mereka cair. Bisa dibayangkan, pencairan dilakukan secara bersamaan. Pulang dari pertemuan mereka sudah memegang uang. Pertemuan ringan dengan sebuah komitmen rutin untuk membayar mingguan, sesi foto untuk kelengkapan administrasi yang mungkin diselingi dengan tertawa khas ibu-ibu, dan akhirnya mereka sudah bisa mendapatkan pinjaman. Mereka tak perlu bersusah payah pergi ke bank untuk mengajukan pinjaman. Cukup dengan berjalan kaki dengan baju rapi mendatangi rumah salah satu warga yang dipercaya sebagai koordinator, proses pinjaman dana pun berjalan lancar. Gembira karena hari itu ada dana tunai ditangan, dan berbagai macam aneka kebutuhan sehari-hari yang belum mereka beli, dapat terpenuhi dari pinjaman Meekar. Saya yakin, mereka gembira tanpa melihat apakah mereka mampu membayar setiap minggunya atau tidak.
KEMBALI KE ARTIKEL