Sadar atau tidak, Prabowo telah mengakui kerapuhannya dalam memimpin. Secara gamblang dan lugas, dia menyatakan bahwa dia belum berpengalaman di bidang politik. Mungkin saking pusingnya dia mengurus koalisi, panik takut kalah, duit habis banyak, sementara masih jauh dari kemenangan, akhirnya keceplosan. Pengakuan itu dia ungkapkan dalam acara deklarasi dukungan enam parpol terhadap pencapresannya, di rumah Polonia. Dalam kesempatan itu, Prabowo curhat tentang kelelahannya bergumul di dunia politik.