Fuad Muhammad Syafruddin akrab disapa Udin, ayah dua anak dari buah pernikahannya dengan Marsiyem, Zulaikha Dito Khrisna dan Zulkarnaen Wikanjaya ini menghabiskan separuh hidupnya--lahir pada 18 Februari 1963 di Dusun Gedongan, Desa Trirenggo, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta, dari orang tua, Duchori alias Wagiman Jenggot dan Mujilah. Dunia kewartawanan adalah hidupnya, menulis untuk menunaikan hak masyarakat memperoleh informasi tentang sebuah peristiwa. Kebebasan pena Udin berpindah-pindah untuk mengungkap tabir perilaku koruptor di wilayah tugasnya, sebagai wartawan harian
Bernas DI Yogyakarta.
Namun, ketajaman pena Udin harus dijawab oleh 'sang pembaca' untuk menggebuki di depan rumah kontrakannya, di Dusun Gelangan Samalo, Jalan Parangtritis Km 13 DI Yogyakarta, pukul 23.00 WIB, tanggal 13 Agustus 1996. Beberapa hari kemudian, pukul 16.58 WIB, tanggal 16 Agustus 1996, Tuhan berkehendak lain, Udin harus meninggalkan keluarga yang dicintainya, dan Harian
Bernas yang membesarkan dunia kewartawanannya.
KEMBALI KE ARTIKEL