Dalam dunia perencanaan ada sedikit pergeseran di dunia dari visi dan master-planning ke visi dan strategic-planning. Arsitek, perancang kota, organisasi internasional dan beberapa gubernur dibeberapa kota di Eropa mulai menggunakan strategic-planning dalam menyusun visi dan perencanaan masa depan. Debat calon presiden sesi ke-3 "Politik Internal dan Ketahanan Nasional" sudah berlangsung pada 22 Juni 2014 dan seperti debat sebelumnya yang meninggalkan debat panjang di beberapa media sosial antar para pendukung, pengamat dan ahli. Dari sekian banyak pendapat dan kritik, ada beberapa yang menarik untuk diamati karena kritik dan usulan tersebut dapat digunakan sebagai masukan untuk debat calon presiden sesi berikutnya yaitu "Pembangunan Sumber Daya Manusia dan IPTEKā dan "Pangan, Energi, Lingkungan". Beberapa orang mengkritik tentang cakupan dari visi dan misi yang disampaikan tidak jelas dan tidak berimbang. Berikut saya kutipkan pendapat yang ada di satu sosial-media mendorong saya ingin menulis artikel ini: