"Bangunlah, Lily," ucap Beatrice sambil memeluk Nath. "Kau harus bangun, Nak." Gadis itu mengerjapkan matanya, dilihatnya sosok yang tidak asing---perempuan berkulit putih dan halus menyentuh pipinya. Wajahnya terlihat sedih dan berkali-kali menyebut nama Lily.
KEMBALI KE ARTIKEL