Mohon tunggu...
KOMENTAR
Pendidikan

Remaja, Pemeran Utama dalam Pencegahan HIV/AIDS

16 November 2011   19:14 Diperbarui: 25 Juni 2015   23:34 836 0
Kampanye pencegahan HIV AIDS sudah lama dimulai. Pemerintah dan LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) melalui berbagai media informasi secara terus menerus berusaha meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap HIV AIDS. Mulai dari bahaya HIV AIDS, cara penularannya dan cara pencegahannya. Dalam hal ini peran serta masyarakat sangat dibutuhkan untuk lebih menyebarluaskan informasi tentang HIV AIDS sehingga informasi dapat diterima dengan merata dan pemahaman masyarakat tentang HIV AIDS pun meningkat. Salah satu elemen masyarakat yang memegang peranan penting dalam meningkatkan pemahaman terhadap HIV AIDS adalah remaja. Remaja dengan segala dinamikanya adalah generasi penerus yang kedepannya sangat menenetukan akan kemana nasib suatu bangsa. Hubungannya dengan pencegahan HIV AIDS adalah jika remaja saat ini sudah begitu paham tentang HIV AIDS maka kedepannya, mereka juga akan bisa menentukan langkah-langkah apa yang perlu diambil dalam proses pencegahan HIV AIDS sesuai kondisi yang berkembang. Beberapa alasan tentang pentingnya peran remaja dalam pencegahan HIV AIDS adalah

  1. Remaja adalah sosok individu yang sedang mencari jati diri. Dalam pencarian jati diri tersebut remaja akan mudah memasuki berbagai pergaulan sosial yang dirasa sesuai. Jika remaja sudah memahami tentang HIV AIDS maka dia bisa menjadi pencerah dalam lingkup pergaulan dimana dia terlibat. Dia bisa memberikan pemahaman tentang HIV AIDS dalam lingkup pergaulannya sehingga jika di dalam lingkup pergaulannya ada individu yang sedang menghadapi masalah yang berhubungan dengan HIV AIDS/ ODHA, dia bisa memberikan masukan atau saran yang baik. Dengan demikian diharapkan individu yang mempunyai masalah HIV AIDS/ODHA dapat menghadapi masalahnya dengan positif.
  2. Remaja adalah anak jaman. Remaja adalah sosok yang mengenal baik budaya atau tren  yang sedang berkembang. Suatu proses sosialisasi atau pemahaman akan berlangsung efektif jika melalui pendekatan budaya. Karena itu remaja sangat berperan terhadap efektifnya sosialisasi atau pemahaman tentang HIV AIDS karena remaja mengetahui bagaimana cara penyampaian informasi yang sesuai dengan budaya atau tren yang sedang berlangsung.
  3. Remaja adalah pemegang kendali kebijakan di masa depan. Jika saat ini remaja sudah sangat memahami HIV ADIS maka kemungkinan besar di masa depan mereka dapat menentukan kebijakan yang sesuai yang berhubungan dengan pencegahan HIV AIDS.
KEMBALI KE ARTIKEL


LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun