Desa Pringgasela dikenal luas sebagai sentra kerajinan tenun ikat dengan motif-motif tradisional yang khas dan kaya makna dengan berbagai macam warna baik itu sintetis maupun alami, yang sudah menjadi warisan budaya turun-temurun hingga saat ini. Tenun Pringgasela ini juga tidak hanya menjadi simbol identitas budaya lokal tetapi juga menjadi daya tarik pariwisata yang signifikan di kancah nasional maupun internasional. Namun, seiring dengan perkembangan teknologi dan globalisasi, tantangan baru muncul dalam bentuk persaingan dengan produk-produk modern dan komersial. Melihat tantangan ini, mahasiswa KKN UNRAM merancang e-katalog sebagai solusi inovatif yang menggabungkan teknologi digital dengan tradisi budaya.
E-katalog yang dikembangkan ini menyajikan berbagai informasi komprehensif tentang produk tenun, mulai dari deskripsi detail setiap kain, motif, dan warna, hingga cerita di balik proses pembuatan yang sarat dengan nilai-nilai budaya. Tidak hanya itu, katalog ini juga dilengkapi dengan informasi harga dan kontak langsung dengan pengrajin, sehingga mempermudah konsumen dalam melakukan pemesanan. Hal ini menjadi langkah strategis untuk memperluas pasar, tidak hanya di dalam negeri tetapi juga internasional.Â