Mohon tunggu...
KOMENTAR
Healthy

Tips Mengatasi Baby Blues

15 Juni 2024   05:00 Diperbarui: 15 Juni 2024   05:22 43 3

Sindrom Baby Blues adalah gejala paikologis yang sering menimpa ibu baru paska melahirkan. Seorang ibu yang normalnya merasa senang dengan kehadiran buah hati, malahan bersikap sebaliknya. Ibu ini mudah marah, merasa cepat lelah, kawatir berlebihan merasa tugasnya bertambah berat, merasa gundah, sering sedih yang ditandai mudah menangis karena hal-hal sepele.

Bagi para suami, setelah istri melahirkan, perhatikan perubahan sikapnya. Bila tidak ada perubahan sikap, artinya istri baik-baik saja, alias tidak dihinggapi sindrom Baby Blues.

Perhatikan adanya perubahan sikap sebagai berikut:

* Cepat lelah, sehingga tidak sempat mengurus dirinya.
* Sering merasa sedih, tampak murung, mudah merasa cemas, dan ditandai dengan mudah menangis (padahal biasanya tegar).
* Tidak ada selera makan.
* Cepat tersinggung, merasa cemas, dan pelampiannya mudah marah.
* Susah tidur, merasa gelisah.
* Tidak dapat fokus dalam menentuksn keputusan atau menjadi plin plan.
* Merasa kewalahan saat mengurusi bayi.

Bila suami melihst gejala diatas, yakinlah isteri sedang mengalami sindrom Baby Blues. Jangan panik, bersikaplah normal dan sarankan isteri melakukan:

1. Mengkonsumsi makanan kesukaan agar moodnya membaik.
2. Ajak jalan-jalan ke luar rumah, untuk mendapatkan udara segar dan sinar matahari pagi.
3. Beristirahat sejenak saat bayi sedang tertifur.
4. Usahakan dapat tidur yang cukup.
5. Jangan sungkan menerima tawaran bantuan dari saudara / teman / terangga.
6. Bersikap santai (juga para suami).
7. Rawatlah diri sendiri dan bayi.

Dengan menjalankan tips diatas, diharapkan dapat mengatasi grjala Baby Blues. Seiring berjalannya waktu, sindrom ini akan hilang dengan sendirinya, Jadi suami harus ekstra sabar sanggup menahan emosi, dan jangan merasa panik.

KEMBALI KE ARTIKEL


LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun