Cancel Culture, Pedang Bermata Dua di Era Digital?
30 Juli 2024 18:09Diperbarui: 30 Juli 2024 18:091036
Cancel culture merupakan fenomena yang muncul di era digital, di mana individu atau kelompok dikritik secara publik dan diboikot karena tindakan atau pernyataan yang dianggap tidak pantas, tidak etis, atau kontroversial. Fenomena ini umumnya terjadi di media sosial, di mana opini publik dapat menyebar dengan cepat dan luas.
Jixie mencari berita yang dekat dengan preferensi dan pilihan Anda. Kumpulan berita tersebut disajikan sebagai berita pilihan yang lebih sesuai dengan minat Anda.
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Akun Terverifikasi
Diberikan kepada Kompasianer aktif dan konsisten dalam membuat konten dan berinteraksi secara positif.