Maaf seribu maaf kepada fihak terkait saya tidak ada maksud apapun dengan terlahirnya artikel ini , ini hanya pandangan dan wacana saja ,LAGI LAGI JANGAN ANGGAP PENULIS MELANGGAR uu ite LAGI YA PAK KAPOLRI, pak presiden dan penguasa negeri ini , SEKALI LAGI SAYA MOHON SEMILYAR MAAF KALAU TINDAKAN KEPENULISANKU INI DIANGGAP MELANGGAR LAGI , NGGAK ADA MAKSUD AKU , untuk memutar balik kenyataan , memang selam ini sumber daya manusia dan wordvew polri haris dirubah , dan model cara cara arogan , anarkhis premanisme yang dilakukan oknum oknum polri daerah selama ini memang menuai kecaman keras dan kritik masyarakat, tradisi bully yang diterapkan polri seperti semasa soeharto dulu.
Jalan Braga Bandung, Ketika Bebas Kendaraan!
7 bulan yang lalu
KEMBALI KE ARTIKEL