Mohon tunggu...
KOMENTAR
Healthy

Proses Pembuatan Bubuk Jahe untuk Penanganan Penyakit Diare pada Masyarakat di Desa Banyuanyar Kidul

18 April 2021   11:18 Diperbarui: 18 April 2021   11:29 645 2
Diare merupakan penyakit yang membuat penderitanya menjadi sering buang air besar, dengan kondisi tinja yang encer. Pada dasarnya penyebab diare yang pertama bisa disebabkan oleh virus. Diare dibedakan menjadi dua yaitu diare akut dan kronis. Diare akut terjadi selama satu hingga dua hari. Penyebab dari diare akut terinfeksi virus, bakteri, atau keracunan makanan sehingga mengalami gangguan pencernaan. Sementara diare kronis adanya gangguan pencernaan berlangsung setidaknya empat minggu. Kondisi ini biasanya akibat dari penyakit usus, penyakit Celiac, atau penyakit Crohn. Tetapi masih banyak masyarakat yang kurang memahami penyebab penyakit diare  tersebut.

Program yang kami lakukan di desa Banyuanyar kidul ini terkait dengan kebiasaan masyarakat yang masih menggunakan air sungai sebagai tempat pemenuhan kebutuhan sehari-hari seperti mandi, BAK/BAB dan mencuci piring. Maka dari itu kami akan memberikan pendampingan dan pelatihan cara membuat serbuk jahe yang akan diolah menjadi minuman yang bisa membantu menangani penyakit diare. sebelum kegiatan pendampingan ini kami juga memberikan penyuluhan pendidikan tentang bahaya penggunaan air sungai yang tidak bersih.  

Program ini dilaksanakan oleh mahasiswa UMM kelompok 22 gelombang 1. Yang dibimbing oleh Ibu Lilis Setyowati, M.Sc. Yang dikoordinasi kan oleh Siti Fatimah dari jurusan Agroteknologi, anggota yang terdiri dari Nurul Jannah dari jurusan Agroteknologi, Ayu Melisa R dari jurusan Keperawatan, Fira Refti Sari dari jurusan Keperawatan, M. Fadhellah Zikri dari jurusan Fisioterapi

Kartika (2016) Jahe (Zingiber officinale Roscoe) yang memiliki zat aktif yaitu oleoresin dan minyak atsiri yang dapat berguna sebagai antibakteri yang dimana kandungan tersebut menghasilkan antimikroba untuk menghambat pertumbuhan mikroba, contohnya penyakit diare yang disebabkan oleh bakteri Shigella dysentriae. Jahe memiliki sifat anti peradangan, analgesik, dan anti bakteri yang membantu penyembuhan penyakit di sistem pencernaan. Sehingga jahe menjadi obat antidiare karena berasal dari zat fitokimia yang ada dalam jahe, bahwa jahe memiliki kemampuan untuk melawan listeria dan E.coli  dengan memperlambat pertumbuhan bakteri tersebut.

Untuk pembuatan serbuk jahe ini sangatlah mudah dan bahan-bahannya mudah didapatkan. Adapun cara pembuatan serbuk jahe sebagai berikut : langkah awal  yaitu siapkan gula 7 kg, jahe 4 kg, wadah, pisau, wajan, spatula dan saringan. Cuci bersih jahe menggunakan sikat agar lebih bersih. Kemudian bilas kembali jahe menggunakan air bersih. Kupas jahe lalu di iris tipis-tipis. Setelah itu jahe di selep. Ketika proses penyelepan sudah selesai kita tuangkan jahe yang sudah di selep ke dalam wadah. Lalu peras jahe yang sudah di selep tersebut untuk diambil sarinya. Masak sari jahe hingga mendidih. Setelah mendidih masukkan gula sebanyak 7 kg dan di aduk hingga kental.setelah mengental aduk terus agar tidak gosong. Jika adonan sudah setengah kering kecilkan kompor dan terus diaduk. Matikan kompor ketika adonan sudah mengering dan jangan lupa terus diaduk hingga menjadi bubuk. Kemudian ayak bubuk menggunakan saringan agar mendapat hasil bubuk yang lebih halus. Dinginkan bubuk tersebut lalu packing bubuk sesuai selera.

KEMBALI KE ARTIKEL


LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun