Luka hati itu bagaikan sudah membusuk. Rasa sakit itu semakin pedih mengoyak kalbu. Langkah kaki seakan terikat. Intimidasinya terus mengiang dan membayang jelas.
Kejadian kembali berulang terus. Rasa marah sebab gagal melangkah semakin mengganas. Merobek dan mencakar kanan kiri. Membakar hati dan hancurkan harapan.
Rasa percaya diri yang terkoyak. Hati yang hancur dampak suatu kisah lama. Berjuang sendiri sangatlah melelahkan. Sia-sia harap pertolongan manusia yang tidak sempurna.
Datang pada sang empunya hati. Hanya Dia yang sanggup pulihkan. Berikan hati yang baru dan bersih. Penuh sukacita damai sejahtera.
Bandung, 7 Oktober 2022