Mohon tunggu...
KOMENTAR
Drama

Sepanjang Jalan

27 Juli 2013   16:48 Diperbarui: 24 Juni 2015   09:57 45 0
Suntuk. Aku mencoba melihat semua yang terjadi. Meski lelah setelah lembur hingga menjelang pagi. Pukul 07:3o, aku baru memutuskan untuk segera pulang.

Aku melihat, gadis manis dengan setelan kemeja dan rok tidak terlalu pendek, namun badannya yang cukup berisi membuat dia terlihat seksi (tersenyum nakal). Dengan tergesa dia melangkah hingga tak menyadari ada si kecil kumuh yang tidur di  depan ruko  di sisi jalan, terinjaklah jemarinya yang kecil, kurus berbungkus kulit. Tak perduli dan berlalu tanpa maaf. Entah tak tahu atau tak mau tahu. Menangis si kecil dan si ibu menghardik dan si gadis tetap berlalu.

Aku melihat, mobil mewah berflat merah melintas cukup kencang, menghajar kubangan air yang entah dari mana air itu karena seingatku tak hujan. Alhasil. Jaketku berubah warna serupa kubangan.  Si pengendara ke luar. "Maaf ya" Ucapnya sambil meyerahkan tisu basah. Tumben, gumamku. Menyetir sendiri pula.

Dua bocah kurus berlari menyeberang jalan dan lagi, mobil flat merah dengan nomer berbeda melintas tepat di samping si bocah yang lebih dulu berlari. Entah siapa yang bersalah. Kecelakaan tak bisa dihindari. lajunya tak seberapa, jadi si anak hanya lecet di bagian tangan dan lutut karena terjatuh, ada iba di mata sang pengendara, namun bukan siempunya mobil.

KEMBALI KE ARTIKEL


LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun