Dalam 12 tahun terakhir, harga minyak dunia sempat merosot hingga ke level terendah yaitu US$28 per barel. Sampai saat ini pun, harga minyak dunia belum beranjak naik signifikan atau masih di bawah US$100 per barel. Kondisi ini mengguncang industri migas dunia. Tekanan yang begitu hebat itu membuat tingkat keekonomian proyek migas menurun drastis. Efek selanjutnya, pekerjaan pengeboran sumur dan ekspansi kapasitas produksi terpaksa dibatalkan.
KEMBALI KE ARTIKEL