Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim meluncurkan kebijakan Merdeka Belajar yang disebut Kampus Merdeka. Kebijakan kampus merdeka memberikan keleluasaan bagi mahasiswa untuk mengikuti program berupa kegiatan di luar kampus dalam rangka mendorong mahasiswa untuk mengembangkan
soft skills maupun
hard skills agar lebih siap dan relevan dengan kebutuhan zaman dan menyiapkan lulusan yang unggul dan kompeten melalui pengalaman yang akan mereka dapatkan. Kegiatan tersebut dapat berupa magang atau praktik kerja di industri atau organisasi, wirausaha, studi independen, kampus mengajar, riset atau penelitian, pengabdian masyarakat, dan Indonesian Internasional Student Mobility Awards.
KEMBALI KE ARTIKEL