Sumber energi utama di bumi merupakan energi nuklir dan fosil. Energi nuklir dan fosil tidak dapat diperbaharui secara berkelanjutan dan kehilangan pasar sebagai energi bersih, sehingga hadir renewable energy. Renewable energy atau energi terbarukan merupakan energi yang berasal dari alam berkelanjutan seperti matahari, angin, dan air tanpa menyebabkan global warming. Berdasarkan data kuantitatif instalasi pembaruan energi dari International Energy Agency (IEA), mengalami peningkatan sebesar 440 gigawatts pada tahun 2023. Renewable energy bersumber pada alam, lantaran bergantung dengan kondisi cuaca. Apabila cuaca sedang mendung atau tidak berangin, mengakibatkan terganggunya proses mengabsorb energi. Dalam kondisi tersebut dapat menggunakan penyimpanan energi (energy storage).
KEMBALI KE ARTIKEL