Pekerjaan awal yang harus diselesaikan presiden terpilih Jokowi sebelum memulai tugasnya sebagai presiden adalah menyusun kabinet. Kabinetbersatu sekarang ini, yang berjumlah 34 orang, dinilai terlalu kebanyakan. Banyak kementerian yang kurang jelas fungsinya, atau saling tumpangtindih tugasnya. SBY waktu itu juga terkesan terlalu mengakomodir keinginan partai-partai koalisi untuk mendapatjatah kursi di pemerintahan. Beberapa pos kementrian pembentukannya terasa dipaksakan. Berkembang di masyarakat keinginan untuk merampingkan kabinet agar lebih efisien dan fokus kepada penyelesaian masalah-masalah pokok yang dihadapi bangsa ini. Tim Transisi Jokowi-JK menawarkan 3 opsi kabinet :