Secara kolektif, kita menyadari bahwa kearifan lokal sudah banyak tergerus oleh arus perubahan sosial yang begitu cepat. Kerusakan tanah dan air, juga kebudayaan adalah contoh kecil yang belum menjadi fokus perhatian kita bersama. Di beberapa desa di Bangka Belitung memiliki masyarakat yang memegang teguh nilai – nilai adat, di tanah dan airnya seperti suku – suku yang ada yaitu komunitas adat Suku Lom, Suku Jerieng, Suku Skak, dan lain sebagainya yang telah tergadai demi kelestarian alam dan tradisi masyarakat lokal.
KEMBALI KE ARTIKEL