Mohon tunggu...
KOMENTAR
Puisi Pilihan

Pejalan Tua

9 Maret 2022   10:54 Diperbarui: 9 Maret 2022   10:57 110 4

Jalan sepi,
Tidak ada satu pun kendaraan, orang, ataupun malaikat
Tapi, pejalan tua terus berjalan hati-hati
Sambil menghitung langkah kaki, pejalan tua diam-diam mengamati

Tetap tidak ada seorang pun, bahkan ketika hari sudah nyaris tenggelam
Sepanjang jalan pejalan tua hanya melihat bayangannya yang rapuh
Yang juga hilang di tengah kegelapan—
di tengah-tengah kehampaan

Di tengah malam yang terkutuk
Di tengah jalan pejalan tua hanya bisa meringkuk
Menunggu pagi,
Menunggu cahaya,
Menunggu kawan, serta
Menunggu Tuhan memanggil namanya, lagi.

KEMBALI KE ARTIKEL


LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun