Wajah polosnya masih menampakkan lelap yang mendalam. Desah nafasnya masih begitu halus menerpa udara. Matanya jelas masih terkatup rapat. Dan detak jantungnya masih lemah namun berirama indah. Saya tidak tahu, bagaimana cara Allah menitipkan
EnergiBaik sebesar itu pada raga mungilnya. Entah bagaimana, melihatnya setiap kali sempat selalu mampu membuat segala letih sirna.
KEMBALI KE ARTIKEL