Akbar (17th), salah satu penerima manfaat bantuan pendidikan Nurhayati Subakat. Tahun ajaran baru ini, Akbar diterima kuliah di UPN Veteran Jatim jurusan Teknik Kimia. Akbar tinggal berdua dengan ibunya yang berpenghasilan tidak sampai satu juta rupiah setiap bulannya. Ayahnya meninggal dunia 8 tahun yang lalu.
Bagi Akbar dan sang ibu, bantuan biaya pendidikan ini sangat bermanfaat dan meringankan bebannya untuk digunakan memenuhi kebutuhan kuliah. Pada PIC penyaluran Rumah Zakat, Akbar menuturkan, "Terima kasih banyak Ibu Nurhayati Subakat. Bantuan ini sangat berharga bagi saya. Semoga Ibu Nurhayati Subakat diberikan kesehatan, rezeki dan usia yang berkah, serta dilancarkan segala urusannya."
Fitri (18th), mahasiswi yang juga mendapatkan bantuan biaya pendidikan mahasiswa dari Ibu Nurhayati Subakat. Pada tahun ajaran baru ini, Fitri lolos tes masuk Universitas Airlangga jurusan Biologi. Ayahnya sudah lama meninggal dunia. Saat ini, Fitri tinggal bersama ayah sambung yang bekerja sebagai jasa antar anak sekolah serta ibu yang guru TPQ dan adiknya. Penghasilan ayah sambung beserta ibunya jika digabung tidak sampai satu juta lima ratus ribu dalam sebulan.
"Bantuan biaya pendidikan ini sangat bermanfaat sekali untuk para penerima manfaat. Tidak bisa dipungkiri, pada tahun ajaran baru atau masa-masa mahasiswa baru, banyak sekali biaya yang dibutuhkan entah itu untuk masa orientasi mahasiswa baru, atau kebutuhan lainnya.Â