Tak bisa dipungkiri keadaan ekonomi menjadi salah satu penyebab tingginya prosentase remaja Indonesia yang putus sekolah. Selain sebagai sarana untuk mencari pekerjaan pendidikan di sekolah juga menjadi ajang untuk menggali dan mengembangkan potensi anak. Disamping materi pelajaran yang diberikan oleh guru, proses kegiatan belajar-mengajar di sekolah diharapkan dapat membantu membentuk karakter siswa. Berbagai upaya yang telah dilakukan oleh pemerintah Indonesia tak banyak membantu anak-anak di Indonesia untuk dapat menuntaskan wajib belajar dua belas tahun.
KEMBALI KE ARTIKEL