Nominal uang yang sama kini memiliki daya beli yang lebih rendah dibandingkan beberapa tahun yang lalu. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, dengan inflasi sebagai penyebab utama. Inflasi menyebabkan harga barang dan jasa naik secara berkala, sementara nilai uang yang dimiliki tetap atau bahkan berkurang. Kondisi ini membuat kita merasa bahwa nominal uang yang dulu terasa cukup besar, kini cepat habis hanya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Fenomena ini semakin diperburuk dengan perubahan gaya hidup, di mana konsumsi barang dan jasa semakin beragam dan kompleks, sehingga meningkatkan pengeluaran. Selain itu, adopsi teknologi dan layanan digital yang terus berkembang juga menambah beban biaya hidup yang lebih tinggi.
KEMBALI KE ARTIKEL