pada rimbunnya bukumu
mencari ayat-ayat yang kini membisu
dan seolah ia menghilang
tak betah lama-lama berpulang
padahal kita telah bernegosiasi
tentang siapa yang nanti abadi
Rambu-rambu jalan ini, Tuhan
kini berwarna abu-abu
yang dulu kabarkan tujuan kini arahnya tersesat di persimpangan
terhalang lubang jalan yang selalu baru
kedalamannya sebatas imanku
Jalanan ini tak seperti dulu lagi, Tuhan
banyak mata mengarah ke depan
mengasingkan spion yang kabarkan pesan
seolah tujuan adalah paling tuhan
sedang aku? : hanya anak tangga tak bertuhan
Aku masih mencarimu, Tuhan di antara tanggal yang tak lagi belia
di antara riuhnya kepala manusia di antara doa-doa yang tak lagi setia
dan di antara sempitnya keningku yang jatuh kepadaMu