Bayangkan, berada dalam puncak kesedihan seperti yang dialami Nabi Muhammad pada tahun-tahun penuh cobaan. Kehilangan Khadijah, pendamping hidup yang selalu setia, dan Abu Thalib, paman yang menjadi pelindung dakwahnya. Ditambah dengan penolakan keras dari kaumnya, bahkan hinaan dan lemparan batu di Ta'if. Itu semua menggambarkan betapa beratnya beban yang harus beliau pikul. Namun, di tengah duka itu, Allah menghadiahkan hiburan yang begitu luar biasa: Isra Mi'raj.
KEMBALI KE ARTIKEL