Mohon tunggu...
KOMENTAR
Puisi

Demokrasi Korupsi

8 Juni 2013   12:25 Diperbarui: 24 Juni 2015   12:21 61 0
Tajam menusuk gendang telingaku
warna airnya tidak lagi biru
pucat pasi seperti wajah sembilu
lalu matanya melotot tajam padaku
lingkaran o batu lingkaran di atas tandu

Kau masih saja terus berkaca
warna tanahnya tidak lagi semerah bata
wajahnya sudah menjelang sakit
dan, telinga serta mulutnya masih saja mencuri pendengaranku
lingkaran o batu lingkaran menarik tandu

Melingkar naik turun tangga
sepertinya kita masih layak bermain dadu ular tangga?
menukar tangan saling menyembunyikan asap dupa
hong baba hang bobo hong tang ting njlimet tong
puh' dukunnya merem melek menahan peluh

19:50wib
06/06/2013
Hutan Jati Purwakarta

KEMBALI KE ARTIKEL


LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun