Namun ada juga sebagian orang yang akan mengatakan tidak, karena ia sadar bahwa penderitaan itu adalah persfektif kita memandang suatu musibah.
Lalu, bagaimana sih terjadinya penderitaan bagi kehidupan kita ?
Saat membaca buku Jalaluddin Rakhmat yang berjudul Meraih Kebahagiaan. Buku yang diterbitkan oleh PT Remaja Rosdakarya cetakan keempat, September 2008 dengan ISBN 979-3782-06-4, pada bab 'Kebahagiaan Dalam Agama Budha'. Kang Jalal menjelaskan penderitaan terjadi karena adanya keinginan, hasrat, nafsu yang harus dipuaskan. Untuk mengakhiri penderitaan, orang harus mengakhiri keinginan.
Karena dengan mencapai keinginan saja tidak sendirinya memberikan kebahagiaan. Kesenangan dalam mencapai keinginan biasanya bersifat sementara.
Untuk memperoleh kebahagiaan, kita harus menitikberatkan pada sesuatu hal yang bersifat non duniawi.
Terkadang, orang akan merasa senang dan bahagia apabila apa yang menjadi keinginannya itu terwujud, misal mendapatkan mobil yang mewah, hanya orang-orang tertentu yang dapat mempunya mobil tersebut. Bahkan di seluruh dunia hanya ada 7 orang yang punya mobil mewah dan canggih itu.
Lalu, apakah dengan memiliki mobil tersebut lantas hidup kita akan bahagia ?