Mohon tunggu...
KOMENTAR
Politik

Oposisi Perlu Untuk Iklim Negara Demokrasi

20 September 2022   10:39 Diperbarui: 20 September 2022   10:42 174 3
Pagi hari yang bertempat di Bappeda Jawa Barat, sambil mengisi waktu luang, saya membaca koran Pikiran Rakyat, setelah membuka beberapa halaman, tangan saya terhenti ketika mata saya fokus pada judul rubrik Opini yang ditulis oleh Ismatillah A Nu'ad seorang peneliti Indonesian Institute For Social Research and Development, Jakarta.

Ismatillah A Nu'adĀ Mengatakan menurut survey menunjukkan bahwa nilai demokrasi seiring perkembangannya zaman, maka nilai demokrasi semakin terpuruk, tentunya terdapat hal yang menyebabkan itu terjadi, diantarnya :
1. Hak kebebasan sipil untuk berpendapat dan berekspresi
2. Partisipasi masyarakat dalam kelembagaan dan para partisipasi politik
3. Merosotnya kepercayaan terhadap lembaga penegakan hukum, seperti kepolisian, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan lain sebagainya.

Selain dari pada itu juga, Ismatillah A Nu'ad berpendapat dalam mengawasi suatu kekuasaan pemerintah, sebenarnya penting untuk menghidupkan oposisi. Tradisi kritik terhadap pemerintah tidak hanya sebatas rasa benci kepada keputusan atau kebijakan yang dikeluarkan. Melainkan adalah salah satu bentuk kecintaan, perhatian dan kepedulian masyarakat terhadap pemerintah untuk menuju kebaikan.

Ismatillah A Nu'ad menilai tradisi oposisi atau pengawalan terhadapĀ pemerintah sangat diperlukan untuk iklim negara demokratis. Baik pengawalan terhadap kebijakan, politik, demokrasi, aturan main, konstitusi, undang-undang maupun sistem yang berlaku. Yang muaranya adalah untuk kepentingan masyarakat.

Tidak hanya itu, oposisi diperlukan sebagai penyeimbang agar pemerintah ada yang mengontrol, mengkoreksi, memberi masukan dan kritikan yang membangun.

Oposisi harus dijadikan kekuatan sinergis yang membawa kebijakan kearah yang lebih baik.

Bagaimana menurut pendapat kalian ?
Tulis di kolom komentar ya
Semoga bermanfaat

KEMBALI KE ARTIKEL


LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun