Belakangan ini, fenomena "no viral, no justice" semakin mencuat ke permukaan. Keadilan seolah menjadi barang mahal yang hanya bisa diakses ketika sebuah peristiwa mendapat perhatian publik secara masif di media sosial. Namun, di balik hiruk-pikuk keviralan, ada pertanyaan mendasar yang harus kita jawab bersama: Apakah kita masih menjunjung tinggi keadilan dan nilai kemanusiaan sebagai pilar berbangsa dan bernegara?
KEMBALI KE ARTIKEL